Selasa, 31 Maret 2026


 *Polresta Malang Kota Sukses Tekan Kriminal Selama Ops Ketupat Semeru 2026*



MALANG KOTA – Kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim menunjukkan tren positif yang signifikan.


Fokus Polresta Malang Kota pada Ops Ketupat Semeru 2026 selain memberikan rasa aman juga meningkatkan pelayan bagi warga.


Berdasarkan hasil evaluasi perbandingan antara Operasi Ketupat Semeru 2025 dan 2026, terjadi penurunan angka kriminalitas yang cukup drastis, meski mobilitas masyarakat di tengah libur panjang Nyepi dan Lebaran tahun ini tergolong tinggi.


Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, memaparkan data komparatif yang menggembirakan. 


Secara umum, jumlah gangguan Kamtibmas mengalami penurunan sebesar 26%, dari 29 kasus di tahun 2025 menjadi 20 kasus pada periode 2026.


Sementara itu kejahatan konvensional turun dari 24 kasus menjadi 16 kasus, atau merosot sekitar 29%.”


“Bahkan, kasus-kasus atensi pimpinan seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), hingga narkotika berhasil ditekan hingga nol kasus atau turun 100% pada periode operasi tahun ini," ujar Kompol Wiwin, Selasa (31/03/2026)


Meskipun durasi waktu terjadinya kejahatan (crime clock) sedikit lebih lama, yakni selisih 4 menit dibandingkan tahun lalu, risiko penduduk terkena kejahatan justru menurun.


Kesuksesan pengamanan ini berkat kolaborasi dan soliditas Polresta Malang Kota dengan tim gabungan yang siaga di setiap Pos Pam serta Pos Pam bersama instansi lintas sektor.


"Terimakasih kepada semua pihak yang turut menjaga Kota Malang sehingga selama Operasi Ketupat Semeru 2026 kita berhasil menekan angka kriminal dan mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia," pungkas Kompol Wiwin. (*)


 *Polres Bojonegoro Gandeng PKDI Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas*



BOJONEGORO — Suasana hangat penuh keakraban terasa di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro saat Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi bersilaturahmi dengan pengurus Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (31/3/2026). 


Kegiatan tersebut berlangsung dalam momentum halalbihalal di bulan Syawal 1447 H /2026.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro tak hanya menyampaikan ucapan Idulfitri, tetapi juga mengajak para kepala desa untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.


AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh kepala desa atas peran aktif mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing. 


Menurutnya, keterlibatan kepala desa sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.


Kapolres Bojonegoro menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. 


Oleh karena itu, diperlukan kesadaran serta keikhlasan dari seluruh elemen, baik aparat keamanan, pemerintah, maupun masyarakat untuk saling bekerja sama dan bersinergi.


AKBP Afrian juga menilai organisasi PKDI Kabupaten Bojonegoro sebagai potensi besar yang dimiliki para kepala desa. 


Dengan visi menjadikan kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan yang inovatif dan adaptif, serta misi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan kemandirian desa, PKDI diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri.


"Dalam pelaksanaan tugas, Polres Bojonegoro turut dibantu oleh fungsi pengamanan swakarsa sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan,"ungkapnya.


Melalui kolaborasi tersebut, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap dapat memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


Lebih lanjut, Kapolres Bojonegoro mengimbau pengurus PKDI untuk turut serta mensosialisasikan layanan berbasis digital, seperti aplikasi “Matur Pak Kapolres” dan Call Center 110 bebas pulsa.


"Ini guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun pengaduan," tambah AKBP Afrian.


Sementara itu, Ketua PKDI Kabupaten Bojonegoro K.R.A.T Sudawam menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Bojonegoro. 


Sudawam juga menegaskan bahwa PKDI siap menerima arahan dan petunjuk dari Kapolres Bojonegoro demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama (PJU), serta jajaran pengurus PKDI Kabupaten Bojonegoro. (*)


 *SIARAN PERS POLRI*


*Dari London hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia*


Perjalanan Global Buku MBG Polri Perkuat Gastrodiplomasi Indonesia


Jakarta — Perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara atau Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, kini buku tersebut resmi hadir di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.


Kehadiran buku ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan global yang sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, B.Med.Sc., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke berbagai penjuru dunia dalam setiap lawatan internasionalnya, termasuk London, forum World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan bahwa perjalanan global buku ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.


“Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi—melalui gastrodiplomasi yang menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis bersama sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wakapolri.


Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan yang membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian buku terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dalam momentum tersebut, Dirgayuza menyampaikan langsung:


“Hari ini saya memberikan buku Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep. Bapak Cecep merupakan duta besar yang sangat menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal apa saja yang dapat kita pelajari dari implementasi MBG di Korea Selatan.”


Buku tersebut diserahkan kepada Cecep Herawan, S.H., M.H., diplomat senior Indonesia yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, yang dikenal aktif mendorong penguatan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, termasuk dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan kebijakan publik.


Dirgayuza menjelaskan bahwa Korea Selatan telah lebih dahulu menjalankan program serupa dengan skala nasional.


“Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, bahkan ditampilkan dalam berbagai acara televisi yang menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.”


Menurutnya, proses implementasi di Korea membutuhkan waktu panjang karena menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, yang pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur.


“Dengan adanya buku ini, kami berharap dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah,” tambahnya.


Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara kini membentuk lintasan diplomasi global yang kuat:

London – Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa

Davos – Hadir dalam forum World Economic Forum sebagai showcase kebijakan berbasis budaya

Washington D.C. – Mendukung diplomasi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto

Jeddah – Memperluas pengaruh di kawasan Timur Tengah

Kedutaan Besar Jepang – Memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Jepang

Korea Selatan – Menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran implementasi MBG secara global


Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa buku ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.


Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.


Dirgayuza menegaskan: “Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami hadirkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia, agar dapat dipahami melalui bahasa budaya yang universal.”


Gastrodiplomasi sebagai Wajah Baru Indonesia


Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.


Kini, dari London hingga Seoul, buku ini terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.


Hal ini sebagai wujud nyata bahwa Polri, bersama pemerintah, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.


 *Polres Bondowoso Pantau Bapokting Jaga Stabilitas Harga Pascalebaran*



BONDOWOSO - Komitmen Polres Bondowoso Polda Jawa Timur menjaga stabilitas pangan pascalebaran Idul Fitri terus dilakukan.


Kali ini Satgas Pangan Polres Bondowoso bersama instansi terkait, melakukan pengawasan dengan turun langsung ke pasar induk di Bondowoso, Selasa (31/3/26).


Pengawasan intensif ini difokuskan pada harga, ketersediaan, serta kualitas bahan pokok penting (Bapokting) guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan terjangkau pascalebaran.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H mengatakan,Tim melakukan pemantauan menyeluruh terhadap sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, serta kebutuhan pokok lainnya. 


"Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga, kelangkaan barang, hingga potensi penyimpangan distribusi pascaperayaan hari besar keagamaan," kata Iptu Wawan.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara serius dan berkelanjutan guna melindungi masyarakat dari praktik curang di sektor perdagangan. 


“Kami memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, maupun peredaran bahan pokok yang tidak sesuai standar dari menjelang hingga pascalebaran," terang Iptu Wawan.


Ia mengimbau semua pihak pelaku usaha khususnya bapokting, untuk mematuhi aturan demi menjaga stabilitas ekonomi daerah.


Di lokasi terpisah, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. 


“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat merasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari hari,”tegas AKBP Aryo.


Pengawasan terpadu ini tidak hanya bertujuan menjaga kestabilan pasar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat setelah merayakan Idul Fitri. 


"Dengan ketersediaan bahan pokok yang terjaga dan harga yang stabil, diharapkan roda perekonomian di Bondowoso tetap bergerak secara sehat," ungkapnya.


Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata sinergi antar instansi dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam melindungi kepentingan publik. (*)


 *Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa*


Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melaksanakan Tahap II penanganan kasus perjudian daring dengan menyerahkan lima tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/3).


Penyerahan ini menandai bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan di pengadilan. Dalam proses tersebut, JPU Murari Azis secara resmi menerima para tersangka dan barang bukti dari penyidik.


Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, menjelaskan bahwa Tahap II ini merupakan bagian penting dari rangkaian penegakan hukum terhadap praktik perjudian daring yang telah diungkap sebelumnya.


“Pelaksanaan Tahap II ini menunjukkan bahwa proses penyidikan telah berjalan secara profesional dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, penanganan perkara menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk dibawa ke persidangan,” ujar Kombes Rizki.


Dalam penyerahan tersebut, penyidik turut menyerahkan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai yang diduga berasal dari aktivitas perjudian daring dengan nilai mencapai sekitar Rp55 miliar. Nilai tersebut mencerminkan besarnya skala jaringan perjudian yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum.


Sementara itu, JPU Murari Azis menyatakan bahwa pihaknya telah menerima seluruh tersangka dan barang bukti, serta siap melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.


“Kami telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik. Selanjutnya, kami akan mempelajari secara menyeluruh dan segera melimpahkan perkara ini ke pengadilan untuk proses penuntutan,” ungkap Murari.


Seluruh tersangka kini berada dalam tanggung jawab JPU untuk proses hukum lebih lanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perkara ini terkait dugaan tindak pidana perjudian sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


Kombes Rizki menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kejaksaan guna memastikan kelancaran proses hukum hingga tahap persidangan. Ia juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian daring secara tegas dan berkelanjutan.


“Bareskrim Polri berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan siber, termasuk perjudian online, serta memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.


Saat ini, jadwal persidangan masih menunggu penetapan dari pengadilan. Sementara itu, penyidik memastikan akan terus mendukung proses penuntutan dengan melengkapi kebutuhan yang diperlukan oleh jaksa.


 *Polres Bondowoso Pantau Bapokting Jaga Stabilitas Harga Pascalebaran*



BONDOWOSO - Komitmen Polres Bondowoso Polda Jawa Timur menjaga stabilitas pangan pascalebaran Idul Fitri terus dilakukan.


Kali ini Satgas Pangan Polres Bondowoso bersama instansi terkait, melakukan pengawasan dengan turun langsung ke pasar induk di Bondowoso, Selasa (31/3/26).


Pengawasan intensif ini difokuskan pada harga, ketersediaan, serta kualitas bahan pokok penting (Bapokting) guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan terjangkau pascalebaran.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H mengatakan,Tim melakukan pemantauan menyeluruh terhadap sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, serta kebutuhan pokok lainnya. 


"Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga, kelangkaan barang, hingga potensi penyimpangan distribusi pascaperayaan hari besar keagamaan," kata Iptu Wawan.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara serius dan berkelanjutan guna melindungi masyarakat dari praktik curang di sektor perdagangan. 


“Kami memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, maupun peredaran bahan pokok yang tidak sesuai standar dari menjelang hingga pascalebaran," terang Iptu Wawan.


Ia mengimbau semua pihak pelaku usaha khususnya bapokting, untuk mematuhi aturan demi menjaga stabilitas ekonomi daerah.


Di lokasi terpisah, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. 


“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat merasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari hari,”tegas AKBP Aryo.


Pengawasan terpadu ini tidak hanya bertujuan menjaga kestabilan pasar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat setelah merayakan Idul Fitri. 


"Dengan ketersediaan bahan pokok yang terjaga dan harga yang stabil, diharapkan roda perekonomian di Bondowoso tetap bergerak secara sehat," ungkapnya.


Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata sinergi antar instansi dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam melindungi kepentingan publik. (*)

Senin, 30 Maret 2026


 *Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran*



PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil, Senin (30/3/26).


Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. 


Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.


Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.


Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.


“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.


Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.


Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.


Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.


“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.


Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil. (*)


 *Jaga Nadi Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Pengamanan ‘Strong Point’ dan Patroli Dialogis di Titik Vital Jakarta*


JAKARTA – Guna memastikan denyut aktivitas masyarakat di pusat Jakarta berjalan aman dan tertib, Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan puluhan personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (30/03/2026).


Sejak pukul 05.00 WIB, sebanyak 70 personel di bawah pimpinan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., telah disiagakan di tiga titik strategis, yakni Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua. Kehadiran personel Polri ini bertujuan utama menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).


“Kami hadir lebih awal untuk memastikan masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari merasa tenang. Fokus kami adalah pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan serta melakukan pengamanan preventif,” ujar perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.


Pendekatan Humanis Melalui Patroli Dialogis


Tak sekadar mengatur jalan, pada pukul 08.30 WIB, personel di lapangan juga masif melakukan Patroli Dialogis. Petugas tampak berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, wisatawan, dan warga sekitar untuk memberikan imbauan Kamtibmas secara humanis.


Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan serta membangun komunikasi yang erat antara Polri dan masyarakat. Hasilnya, hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB, situasi di tiga kawasan utama tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol.


Meski sempat terkendala dinamika cuaca dan lonjakan volume kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel di lapangan memastikan arus kendaraan tetap mengalir tanpa hambatan berarti.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri melalui semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan yang memberikan rasa aman secara nyata.


 *Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.*


Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan penghargaan kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH beserta Jajarannya atas Dedikasi dan kinerjanya dalam mengawal penyelesaian permasalahan yang terjadi antara warga dan pengembang di Cluster Vasana Neo Vasana Harapan Indah kota Bekasi.


Sebagai bentuk apresiasi, Komisi III DPR RI memberikan penghargaan *Aryasêvā Sammāna Nusantara,* yang dimaknai sebagai penghargaan atas pengabdian yang mulia kepada Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH.


Penghargaan tersebut disampaikan secara khusus oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, SH. MH yang disaksikan oleh segenap anggota Komisi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI pada Senin (30/3/2026), dengan menghadirkan Kapolres Metro Bekasi, PT Hasana Damai Putra (selaku pengembang) serta perwakilan warga.


Dalam kesimpulan rapat, Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K, SH beserta jajaran yang dinilai berhasil mengawal proses perdamaian secara kekeluargaan antara para pihak yang bersengketa.


Komisi III DPR menilai langkah-langkah yang dilakukan kepolisian khususnya Jajaran Polres Metro Bekasi yang mampu menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali sekaligus mendorong tercapainya kesepakatan bersama secara kekeluargaan antara warga dan pihak pengembang.


Tak hanya itu, keberhasilan atas mediasi tersebut juga dinilai sebagai wujud komitmen Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penyelesaian permasalahan secara Humanis dan Berkeadilan.


Selain itu Komisi III DPR RI juga mengapresiasi dengan tercapainya kesepakatan perdamaian antara warga dengan pihak pengembang PT. Hasana Damai Putra, dimana hal ini merupakan bukti bahwa pendekatan dialog dan mediasi yang dikawal oleh pihak kepolisian dapat menghasilkan solusi yang konstruktif dan Konkret.


Terakhir, Komisi III DPR RI berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi aparat kepolisian lainnya dalam menyelesaikan konflik sosial ditengah masyarakat dengan pendekatan dialog dan humanis.


 Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Madiun Kota Pantau Pengeringan Jagung di Rejosari





Kota Madiun – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kabag SDM Polres Madiun Kota, Kompol Agung, bersama anggota Bag SDM melaksanakan monitoring proses pengeringan jagung di Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2026).




Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan hasil panen jagung masyarakat dapat terkelola dengan baik, khususnya pada tahap pengeringan yang menjadi kunci menjaga kualitas hasil pertanian sebelum dipasarkan. 




Kehadiran jajaran kepolisian juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani agar tetap semangat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.




Selain melakukan pemantauan, Kompol Agung juga berinteraksi langsung dengan petani setempat guna mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk terkait cuaca dan sarana pengeringan.




Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Kabag SDM Kompol Agung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Madiun Kota dalam mendukung swasembada pangan di wilayah hukum setempat.



“Polres Madiun Kota melalui Bag SDM terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, untuk memberikan dukungan dan memastikan proses pascapanen berjalan optimal. Kami berharap dengan pengeringan yang baik, kualitas jagung tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkapnya.



Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Madiun.(hms).

**Satgas Pangan Polres Madiun Kota Intensifkan Monitoring Bapokting di Pasar Tradisional dan Modern**


Madiun – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Unit Tipidsus Satreskrim Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan bahan pokok penting (bapokting) pada Selasa, 31 Maret 2026, di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Madiun.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Pasar Besar Kota Madiun serta Super Indo Jalan Cokroaminoto. Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok, perkembangan harga, serta kualitas bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan masyarakat lainnya.


Monitoring ini dipimpin oleh Kanit IV Tipidsus Satreskrim Polres Madiun Kota, IPTU Dadik Irawan, di bawah arahan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi,S.I.K.


Dalam keterangannya, IPTU Dadik Irawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran, serta mengantisipasi adanya praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.


“Kami melakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dan harga masih dalam kondisi stabil. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya potensi pelanggaran seperti penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat,” ungkapnya.


Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga kestabilan harga serta tidak melakukan praktik curang dalam distribusi bahan pokok. Masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.


Dari hasil monitoring yang dilakukan, secara umum ketersediaan bahan pokok di wilayah Kota Madiun terpantau aman dan harga relatif stabil. Satgas Pangan Polres Madiun Kota akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


 *Polres Probolinggo Beri Bantuan Pipa Air Bersih Pascalongsor di Lumbang*



PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur memberikan bantuan pipa air bersih untuk warga di Desa Lumbang, pascalongsor yang merusak jembatan penghubung antar wilayah pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.


Imbas Jembatan longsor tak hanya berdampak pada akses transportasi, namun juga mengganggu saluran distribusi air bersih warga masyarakat setempat.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan pihaknya bersama dengan pemerintah setempat telah melakukan penanganan awal,dengan memasang Police Line dan perbaikan pipa saluran air bersih.


"Penanganan awal sudah kami lakukan berkolaborasi dengan instansi terkait termasuk perbaikan pipa saluran air bersih yang menjadi kebutuhan warga tiap hari," kata AKBP Latif, Senin (30/3/26).


Hal itu kata AKBP Latif sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dalam hal ini air bersih.


Selain bergotong royong memperbaiki pipa saluran air yang rusak, Polres Probolinggo Polda Jatim juga memberikan bantuan pipa baru.


AKBP Latif mengatakan kebutuhan pipa untuk mendukung percepatan perbaikan saluran air bersih.


Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana.


“Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan sehingga kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi,”ujar AKBP Latif. 


Ia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil.


Salah satu warga mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian. 


"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi yang telah turun langsung membantu kami. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi sulit seperti ini. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik", ungkap Usman. (*)


 Wakapolri Tinjau Langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang


SEMARANG — Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan peninjauan langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua pada pukul 13.00 WIB di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si.


Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST). Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berbasis standar nasional dan internasional.


Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi tercatat mengikuti seleksi terpusat ini. Seluruh peserta telah diterima oleh panitia dari Rowatpers SSDM Polri dan difasilitasi penginapan di Mess Werving Akpol guna memastikan kesiapan optimal selama proses seleksi berlangsung.


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas dan sistem seleksi berbasis meritokrasi. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia yang berdaya saing global.


Sebagai mitra strategis, YPKBI berperan aktif dalam perancangan sistem seleksi, penguatan standar pendidikan, serta pengembangan kurikulum berorientasi global yang menekankan keseimbangan antara keunggulan akademik, karakter, dan kepemimpinan.


Pada hari pelaksanaan yang ditinjau, peserta mengikuti rangkaian ujian yang meliputi:

Ujian IELTS Prediction Test

Ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains


Secara keseluruhan, seleksi tingkat pusat ini berlangsung selama lima hari dengan tahapan sebagai berikut:

Hari Pertama: Orientasi lingkungan, webinar, serta pengecekan perangkat dan jaringan

Hari Kedua: Screening psikologi, simulasi IELTS, tes NST, serta tes MMPI dan PMK

Hari Ketiga & Keempat: Tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan (rikkes), seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi

Hari Kelima: Wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD)


Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses panjang yang sebelumnya diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Dari sekitar 3.000 peserta pada tahap awal, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 peserta terbaik nasional yang melaju ke tahap seleksi terpusat.


Wakapolri menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan potensi kepemimpinan peserta. Sistem yang diterapkan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.


“Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul bangsa. Polri berkomitmen menghadirkan proses yang adil, transparan, dan berbasis meritokrasi, sehingga mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia,” tegas Wakapolri.


Melalui proses seleksi yang ketat ini, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan global.


Polri menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi ini merupakan langkah konkret dalam penguatan SDM unggul yang adaptif terhadap tantangan masa depan.


 *Polres Mojokerto Kota Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong*



KOTA MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengamankan seorang laki-laki berinisial SAGP (27), warga Kecamatan Dawarblandong, Kab. Mojokerto, Jumat, (27/03/2026) pekan lalu.


SAGP diamankan Polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan Serta Kekerasan dan Pengancaman yang dilakukan pada tahun 2024.


Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto S.H., S.I.K. M.H. melalui Kasihumas Ipda Jinarwan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula pada tahun 2024 atas laporan dari pihak korban berinisial S yang saat itu berusia 16 tahun. 


Korban mengaku telah disetubuhi 4 kali oleh tersangka di rumah korban saat tidak ada orang. 


Kejadian persetubuhan yang pertama, korban dirayu tersangka dijanjikan akan dinikahi kemudian persetubuhan kedua sampai yang keempat korban diancam oleh tersangka akan disebarkan video persetubuhannya.


"Tersangka juga melakukan kekerasan kepada korban dengan cara mencekik leher dan mendorong korban sampai jatuh. Serta tersangka juga pernah mengancam korban dengan menancapkan pisau di atas kasur,”kata Ipda Jinarwan, Senin (30/3/26).


Tidak hanya itu, tersangka juga mengirim voice note WA yang berisi ancaman kepada korban akan dilakukan kekerasan terhadap korban jika putus dengan tersangka. 


"Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Ipda Jinarwan.


Barang bukti yang diamankan berupa satu buah flash disk berisi foto luka bekas cekikan, foto kasur bekas tancapan pisau, 1 (satu) buah pisau, serta beberapan pakaian korban saat mengalami pencabulan. 


Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 ayat  (1) Jo Pasal 76E dan atau Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 335 KUHP dan atau pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b dan atau pasal 415 huruf b dan atau pasal 448 ayat (1) huruf a KUHP UU No. 1 tahun 2023 tentang persetubuhan terhadap anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun 3 bulan. 


Serta, Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.


Polres Mojokerto Kota Kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana serupa. (*)

*Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Keselamatan Berkendara*


 

Madiun Kota – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” pada Selasa, 31 Maret 2026.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis kepada masyarakat.


Selain penyerahan BPKB, petugas juga memberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara. Warga diingatkan agar selalu melengkapi kendaraan dengan perlengkapan yang sesuai standar, seperti helm ber-SNI, spion, serta kelengkapan teknis lainnya.


Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu membawa dan melengkapi surat-surat administrasi kendaraan, seperti SIM dan STNK, sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


“Kami ingin masyarakat tidak hanya tertib karena takut ditindak, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah kebutuhan bersama. Lengkapi kendaraan dan administrasi, serta selalu utamakan keselamatan saat berkendara,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Melalui kegiatan “Polantas Menyapa” ini, diharapkan terjalin kedekatan antara Polri dan masyarakat, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan di jalan raya.


 Sigap Cegah Banjir, Bhabinkamtibmas Manisrejo Bersama Warga Bersihkan Sungai Reco





Kota Madiun – Upaya pencegahan banjir terus dilakukan aparat bersama masyarakat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrejo, Aiptu Edi Purwanto, melaksanakan kegiatan kerja bakti pemotongan dan pembersihan rumpun bambu yang ambrol dan menghambat aliran Sungai Reco di wilayah RT 4 RW 02, Senin (30/3/2026).




Kegiatan tersebut melibatkan gabungan personel dari BBWS Bengawan Solo, PU SDA Provinsi Jawa Timur, serta warga setempat.



Pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar aliran sungai kembali lancar dan tidak menimbulkan potensi banjir di wilayah permukiman.




Berdasarkan keterangan dari Kasi Trantib setempat, Bapak Marmo, kerja bakti ini merupakan usulan Ketua RT 4 yang khawatir jika rumpun bambu yang ambrol tidak segera ditangani akan menyebabkan penyumbatan aliran air dan berpotensi menimbulkan banjir.




Selain di Sungai Reco wilayah Manisrejo, kegiatan kerja bakti serupa juga direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah titik lain, di antaranya di Jalan Pacarsari Manisrejo dan Jalan Srilanka RT 8 RW 9 Kelurahan Kanigoro. Kegiatan lanjutan tersebut akan melibatkan TRC BPBD, PU SDA, BBWS, serta warga setempat.




Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Kapolsek Taman Kompol Nugroho, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan bencana serta wujud sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat.




“Kami mengapresiasi kepedulian warga dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini dan mitigasi bencana banjir. Polri akan terus hadir mendukung kegiatan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Nugroho.




Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan aliran sungai kembali normal dan masyarakat dapat terhindar dari ancaman banjir, khususnya di musim penghujan.(hms).

Satgas Pangan Polres Madiun Kota Sidak Bapokting, Kapolres Tegaskan Pengawasan untuk Lindungi Masyarakat



Kota Madiun – Tim Satgas Pangan Unit Tipidsus Satreskrim Polres Madiun Kota yang dipimpin Kanit IV Tipidsus Iptu Dadik melaksanakan pengecekan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar, yakni Pasar Besar, Pasar Sleko, dan Pasar Srijaya, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (30/3/2026).




Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok pasca Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mengantisipasi adanya praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.




Dari hasil pengecekan di lapangan, secara umum stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi ringan.



Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, SIK menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan serta melindungi masyarakat dari potensi gangguan distribusi.




“Kami melalui Satgas Pangan terus melakukan monitoring dan pengecekan secara langsung di lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok aman serta harga tetap terkendali,” tegasnya.




Ia juga menambahkan, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat.




“Kami mengimbau kepada para pedagang agar tetap menjual sesuai ketentuan dan tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat. Pengawasan akan terus kami tingkatkan,” tambah Kapolres.



Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi ketersediaan dan harga bahan pokok di Kota Madiun tetap stabil sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.(hms).

Minggu, 29 Maret 2026


 *Pagdam Jaya Dijabat Letjen, Lemkapi Usul Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat Komjen*



JAKARTA - Jabatan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) resmi diduduki perwira tinggi (Pati) Bintang Tiga atau Letjen TNI. Promosi dan kenaikan pangkat tersebut semestinya juga dilakukan di Polda Metro Jaya.


Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengapresiasi promosi jabatan tersebut mengingat tugas dan tanggung jawab yang besar.


"Kami melihat promosi pangkat untuk bintang tiga sekelas Pangdam Jaya bagus. Kenaikan pangkat itu sesuai dengan besarnya tugas dan tanggung jawab seorang Pangdam Jaya yang mengamankan Ibu Kota negara seperti Jakarta," katanya, Jumat (27/3/2026).


Berdasarkan kajian akademik yang dilakukannya, kata Edi, job bintang tiga itu idealnya bukan hanya Pangdam Jaya tapi juga Kapolda Metro Jaya. 


Sebab, tugas dan tanggung jawab yang diembannya cukup besar yakni mengamankan Ibu Kota Jakarta.


Dengan demikian, untuk jabatan Wakapolda juga sudah semestinya mengikuti naik jadi bintang dua ( Irjen ).


Begitu pula untuk jabatan Kasatker dari yang awal dijabat Komisaris Besar ( Kombes) menjadi Brigjen ( bintang satu).


Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini mengungkap tidak sedikit Ibu Kota negara yang Kapoldanya berpangkat bintang tiga di dunia. 


Contoh yang nyata adalah Kapolda di Tokyo, Jepang, kemudian Bejing, China, hingga Kapolda New York, Amerika Serikat yang pangkatnya setara dengan bintang tiga.


"Promosi untuk kenaikan pangkat Pangdam Jaya dari bintang dua menjadi bintang tiga kita dukung dan beri apresiasi," kata penulis buku Hukum Kepolisian dan Politik Hukum Kepolisian ini. 


Seperti diketahui, jabatan Pangdam Jaya resmi dijabat oleh perwira tinggi (Pati) TNI bintang tiga. Dengan demikian, Pangdam Jaya mendapat kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI Deddy Suryadi.


Proses pelantikan kenaikan pangkat ini dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 26 Maret 2026. (*)


 *Pengungkapan Judi Online Berlanjut*, *Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital*

*Serta Transparansi dan Akuntabilitas Aset Sitaan*

 

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus memperkuat penanganan kasus perjudian daring yang telah memasuki tahap lanjutan pasca berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). 


Dalam pengungkapan tersebut, patroli siber yang dilakukan secara intensif berhasil mengidentifikasi 21 website yang terafiliasi dalam satu jaringan. Modus operandi yang digunakan menunjukkan sistem yang terorganisir, mulai dari operasional platform hingga pengelolaan aliran dana melalui berbagai rekening dan perusahaan serta penggunaan fasilitas pembayaran digital atau _payment gateway_


Saat ini banyak pendapat dari berbagai kalangan yang menyatakan bahwa penguatan pengawasan terhadap payment gateway menjadi langkah strategis dalam memutus rantai kejahatan siber. Tidak hanya sebagai sarana transaksi, platform pembayaran kerap dijadikan titik krusial dalam mengelola dan mendistribusikan dana hasil tindak pidana, termasuk judi online, penipuan digital, dan skema investasi ilegal.


Pandangan tersebut sejalan dengan pendekatan follow the money yang disampaikan oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, yang menekankan bahwa penelusuran aliran dana menjadi kunci utama dalam mengungkap kejahatan keuangan, termasuk praktik judi online yang memanfaatkan berbagai instrumen pembayaran digital.


Lebih lanjut, PPATK dalam berbagai analisisnya menegaskan bahwa sistem pembayaran digital kerap dimanfaatkan sebagai sarana utama dalam praktik judi online, penipuan (scam), hingga investasi ilegal. Oleh karena itu, pengawasan terhadap payment gateway, e-wallet, dan instrumen pembayaran digital lainnya perlu diperketat melalui penerapan prinsip know your customer (KYC), pelaporan transaksi mencurigakan, serta audit yang transparan.


Sementara itu, ahli TPPU Yenti Garnasih menekankan bahwa aliran dana hasil kejahatan harus diputus secara menyeluruh, sehingga tidak ada pihak yang dapat menikmati hasil tindak pidana.


Pengamat kebijakan publik Achmad Nur Hidayat turut menilai bahwa pengawasan terhadap payment gateway dan layanan keuangan digital harus dilakukan secara konsisten dan transparan, guna mencegah penyalahgunaan sistem oleh jaringan kejahatan terorganisir.


Ke depan, sinergi lintas sektor antara aparat penegak hukum, regulator, dan penyedia jasa keuangan dinilai menjadi kunci untuk memastikan sistem pembayaran digital tidak disalahgunakan. Penguatan pengawasan berbasis teknologi, peningkatan kepatuhan terhadap prinsip know your customer (KYC), serta kewajiban pelaporan transaksi mencurigakan menjadi aspek yang perlu terus diperkuat.


Dengan pendekatan yang komprehensif tersebut, diharapkan celah pemanfaatan sistem pembayaran digital dalam praktik judi online dan kejahatan siber lainnya dapat semakin dipersempit, sekaligus memperkuat integritas sistem keuangan nasional.


Pengungkapan jaringan yang melibatkan puluhan situs judi online ini tidak hanya menjadi capaian penegakan hukum, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan uang sitaan hasil judi online yang akan dirampas untuk negara.


Pengungkapan jaringan perjudian daring ini seyogyanya harus diikuti dengan tata kelola aset yang jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan sampai dengan tahapan eksekusi putusan pengadilan.


Penanganan judi online sendiri dilakukan melalui dua pendekatan utama. Pertama, melalui mekanisme penegakan hukum secara reguler, yakni pelaksanaan patroli siber dan penyelidikan intensif sebagaimana selama ini telah dilakukan oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri serta jajaran di kewilayahan, termasuk yang terbaru adalah pengungkapan Praktik Perjudian Online oleh Dit Siber Polda Sumatera Utara yang telah mengamankan 19 orang tersangka pada 16 Maret 2026 yang lalu. 

Pendekatan ini fokus pada pengungkapan pelaku, situs, serta jaringan operasional di balik praktik perjudian daring.

Dalam rentang waktu tahun 2021 sampai dengan 2026 Siber Bareskrim Polri telah berhasil mengungkap lebih dari 30 kasus judi online dengan 171 tersangka dan total uang yang berhasil disita sejumlah 241 Milyar rupiah.


Pendekatan Kedua, melalui mekanisme non-konvensional berbasis keuangan, yakni menggunakan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2013 yang memanfaatkan Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK. Dalam mekanisme ini, aparat penegak hukum melakukan penelusuran terhadap rekening-rekening yang digunakan dalam praktik judi online, yang umumnya merupakan rekening nominee atau pinjam nama. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menelusuri dan merampas aset hasil kejahatan yang tersembunyi dalam sistem keuangan.


Berdasarkan LHA serahan dari PPATK, hingga saat ini Bareskrim telah melakukan penyitaan sejumlah 142 milyar dari lebih kurang 359 rekening yang terkait praktik judol.

Dan pada 5 Maret 2026 Siber Bareskrim melakukan penyerahan uang hasil perjudian online dalam rangka eksekusi aset putusan Perma Nomor 1 tahun 2013 senilai 58 Milyar kepada Kejaksaan sebagai hasil penanganan kejahatan judol dengan mekanisme non konvensional. 


Kegiatan eksekusi ini menjadi krusial dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum, meningkatkan efektifitas putusan pengadilan, dimana putusan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi

nyata dilaksanakan, selain itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap peradilan dan aparat penegak hukum serta menertibkan administrasi dan tata kelola eksekusi sesuai standar dan prosedur yang diatur dalam PERMA yaitu transparan, akuntabel, dan terukur.


Sejumlah pengamat dan ahli menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus harus diikuti dengan tata kelola aset sitaan yang transparan dan akuntabel. Dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, menyatakan bahwa penyitaan aset hasil judi online harus memberikan kontribusi nyata bagi negara dan dikelola secara terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan.


Pengamat Ekonomi CELIOS, Nailul Huda menyoroti besarnya kerugian negara akibat judi online, sehingga penanganannya tidak boleh berhenti pada pengungkapan semata, tetapi harus memastikan seluruh rantai, termasuk aliran dana dan aset, diputus secara menyeluruh.


Dari sisi pencegahan kejahatan keuangan, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kembali menekankan bahwa pendekatan follow the money menjadi kunci untuk memastikan aliran dana ilegal dapat ditelusuri dan dihentikan.


Dengan nilai sitaan yang signifikan dalam kasus ini, publik menaruh harapan besar agar proses hukum tidak hanya berhenti pada tahap penuntutan, tetapi juga berujung pada eksekusi putusan pengadilan yang memastikan seluruh aset hasil kejahatan dapat dirampas untuk negara.


Langkah komprehensif ini diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa negara hadir secara utuh—mulai dari pengungkapan, penelusuran aset, hingga pengelolaan hasil sitaan secara transparan dan akuntabel yang dilakukan secara kolaboratif oleh para aparat penegak hukum.


 Pangkat Kapolda Metro Harusnya Juga Komjen Pol


Dengan adanya keputusan Panglima TNI yang menaikkan Pangkat untuk Jabatan Pangdam Jaya dari Mayor Jenderal ke Letnan Jenderal.


Menurut Prof. Dr. Juanda, S.H.MH, Pakar Hukum Tata Negara Esa Unggul Jakarta dan secara hukum ketatanegaraan seharusnya  pangkat untuk jabatan Kapolda Metro disesuaikan dan di setarakan.


"Disesuaikan dan disetarakan artinya yang saat ini Kapolda Metro Jaya, pangkatnya  Inspektur Jenderal Polisi bintang dua maka dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal  (Komjend)." Ungkap Prof Juanda.


Penyesuaian pangkat tersebut tentu tidak hanya pada jabatan Kapolda saja, tetapi juga dengan sendirinya jabatan di bawahnya.


Misalnya Wakapolda dijabat oleh Irjend Pol bintang dua, Direktur-direkturnya naik menjadi Brigjend Pol bintang satu.


"Bahkan seluruh jabatan di tingkat Polres Polres di lingkungan Polda Metro Jaya juga perlu dipikirkan untuk disesuaikan misalnya dari Kombes menjadi Brigjend Pol. Itu dalam persepktif harmonisasi dan sinkronisasi  hukum jabatan dari kajian Hukum Ketatanrgaraan." Ujar Prof Juanda.


Maksut dari pemikiran Prof Juanda, agar ada keseimbangan dan kesetaraan  jabatan di lingkungan Institusi Negara atau Pemerintahan yang ruang lingkup wilayah  hukumnya sama dan tingkat substansi masalah serta beban kerja tidak jauh berbeda.  


"Jika tidak disesuaikan pangkatnya yang setara dengan bintang tiga, maka dengan sendirinya akan berpotensi mengalami dampak psikologis struktural antar pejabat". Tegas Prof Juanda.


Ia menambahkan jika tidak menyesuaikan bisa mengganggu tradisi yang selama ini sudah berjalan dengan baik.


"Bahkan bisa berpotensi tidak terbangunnya kordinasi yang baik dan efektif antar pejabat institusi negara/pemerintahan di wilayah DKI Jakarta." Tambahnya.


Untuk mencegah jangan sampai terjadi  hambatan kordinasi dan gangguan psikologis struktural antar pejabat di wilayah hukum yang sama, maka secara hukum ketatanegaran Jabatan Kapolda Metro Jaya seharusnya juga disesuaikan dan dinaikkan satu tingkat menjadi Komjend.


"Semua tergantung kebijakan dan keputusan Kapolri sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Peradi Maju serta Founder Treas Constituendum Institute mengakhiri pemikirannya." Pungkas Prof Juanda.


 *Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara*



PROBOLINGGO – Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah sebuah jembatan ambruk pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 02.00  WIB.


Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.


Polres Probolinggo Polda Jatim segera mengambil langkah pengamanan dengan memasang garis Polisi (Police line) serta rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, badan jembatan mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.


"Untuk sementara, akses menuju Air Terjun Madakaripura kami tutup demi keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Latif, Minggu (29/3/26).


Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati.


AKBP Latif juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.


“Bagi warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan banjir, diminta tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ujar AKBP Latif.


Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dengan pengawasan pihak kepolisian bersinergi dengan instansi terkait. (*)


 *Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD*



JEMBER - Arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Jember pada Minggu (29/3/26) memasuki fase akhir dengan kondisi lalu lintas yang secara umum ramai.


Meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir, Polres Jember Polda Jatim tetap menempatkan sejumlah personel di lapangan guna mengantisipasi arus balik lebaran melalui kegiatan yang ditingkatkan (KRYD).


Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata mengatakan, KRYD juga dilaksanakan untuk memberikan layanan pengamanan di tempat - tempat wisata.


AKP Bagas menyampaikan puncak arus balik telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 yang lalu bertepatan dengan hari terakhir libur panjang.


Namun demikian kata AKP Bagas, pergerakan penumpang dan kendaraan masih terpantau tinggi hingga akhir pekan pada hari Minggu, 29 Maret 2026 pada masa akhir libur sekolah.


"Mobilitas kendaraan yang keluar masuk Wilayah Kabupaten Jember pada masa mudik lebaran tahun 2026 sebanyak 1.153.176 kendaraan dan saat ini masih terpantau ramai untuk arus balik, " ujar AKP Bagas, Minggu (29/3/26).


Adapun pemudik yang menggunakan Transportasi Umum pada masa mudik lebaran 2026 sebanyak 274.646 orang yang mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 sebanyak 262.438 orang atau naik 4.65 persen.


Sementara itu lanjut AKP Bagas, terjadi lonjakan penumpang kereta api di Daop 9 Jember hingga mencapai lebih dari 13.000 orang 

dalam satu hari pada masa balik lebaran.


"Pada masa arus balik, ada peningkatan di transportasi Kereta Api mencapai lebih dari 13.000 orang dalam satu hari," terang AKP Bagas.


Menurut AKP Bagas, beroperasinya Bandara Notohadinegoro Jember yang melayani penerbangan langsung ke Jakarta (Halim Perdanakusuma) dan Bali (Denpasar) sebagai salah satu alternatif para pemudik untuk melakukan perjalanan mudik balik lebaran.


AKP Bagas mengungkapkan hingga saat ini kondisi jalan raya di jalur nasional seperti ruas Bangsalsari - Kota Jember terpantau ramai lancar.


"Kepadatan terjadi di Simpang 3 Kaliputih Rambipuji Jember karena lonjakan volume kendaraan dari masyarakat yang melakukan silaturahmi dan perjalanan ke berbagai daerah," ungkap AKP Bagas.


Selain itu kepadatan arus lalu lintas juga sempat terjadi di Simpang 4 Mangli Kaliwates Jember karena merupakan simpang strategis yang menghubungkan arus lalu lintas dari pusat kota, kawasan industri, 

dan terminal.


"Tingginya volume kendaraan, keberadaan perlintasan sebidang dan ketidakseimbangan kapasitas antar simpang yang menyebabkan antrian panjang khususnya pada jam tertentu,"pungkas AKP Bagas. (*)


 SIARAN PERS POLRI


400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang


Semarang, 29 Maret 2026 — Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.


Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.


NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.


Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.


“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.


Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.


Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.


Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.


Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.


Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.


Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.


SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat.

*Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas*


 

*Madiun Kota, Senin 30 Maret 2026*— Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* sebagai wujud pelayanan humanis kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon dengan penuh keramahan dan sikap profesional.


Tidak hanya itu, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Edukasi yang disampaikan meliputi kewajiban melengkapi administrasi berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.


Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat yang merasa mendapatkan pelayanan maksimal sekaligus wawasan tambahan terkait keselamatan berlalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, *AKP Nanang Cahyono, S.Pd**, menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan upaya nyata Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.


> “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya menyerahkan SIM kepada pemohon, namun kami juga memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Jumat, 27 Maret 2026

*Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas*


*Madiun Kota, Sabtu 28 Maret 2026* — Kegiatan *Polantas Menyapa* kembali dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan.


Selain penyerahan SIM, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya tertib berlalu lintas. Edukasi tersebut meliputi kesadaran dalam melengkapi administrasi berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.


Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, khususnya para pemohon SIM yang merasa dilayani dengan baik serta mendapatkan pemahaman lebih terkait keselamatan berlalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, *AKP Nanang Cahyono, S.Pd*, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polantas dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas.


> “Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, tidak hanya menyerahkan SIM, tetapi juga memberikan edukasi pentingnya tertib berlalu lintas. Harapan kami, masyarakat semakin sadar akan keselamatan di jalan, karena keselamatan adalah kebutuhan bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.


 *Kapolres Bojonegoro Pimpin KRYD,  Patroli Dialogis di Kawasan Wisata*



BOJONEGORO – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran, jajaran Polres Bojonegoro Polda Jatim mengintensifkan patroli dialogis di berbagai titik keramaian, termasuk kawasan wisata Waduk Sonorejo, Kecamatan Padangan. 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, didampingi Kapolsek Padangan untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif di tengah lonjakan pengunjung.


AKBP Afrian mengatakan, kegiatan layanan pengamanan untuk masyarakat yang sedang berlibur pada momen lebaran maupun balik mudik terus dilakukan meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026.


"Kami tetap menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026 untuk layanan pengamanan baik bagi masyarakat yang balik mudik maupun yang masih mau menikmati liburan di lokasi wisata," kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Dalam kegiatannya, petugas menyisir area wisata sembari berdialog aktif dengan pengelola tempat wisata, pedagang, serta para wisatawan yang datang dari berbagai daerah. 


Selain memantau potensi kepadatan arus lalu lintas di akses masuk wisata, Polisi juga fokus mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor maupun aksi copet yang rawan terjadi di lokasi keramaian.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa langkah preventif ini diambil agar masyarakat dapat menikmati momen libur panjang dengan rasa tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.


Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama perayaan Idulfitri.


"Patroli dialogis ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat yang menikmati libur Lebaran di tempat wisata merasa aman dan nyaman,"kata AKBP Afrian, Kamis (26/3/26).


Ia juga mengimbau seluruh pengunjung agar tetap berhati-hati, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan di lokasi wisata demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.


Melalui patroli rutin yang digelar secara berkelanjutan ini, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan dengan lancar. 


Petugas pun tetap disiagakan di berbagai objek vital lainnya untuk mengawal kenyamanan warga hingga masa mudik dan balik usai. (*)


 *KRYD : Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif*



SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si.,  melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pascaoperasi Ketupat Semeru 2026.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD digelar guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jatim tetap aman dan kondusif pada arus balik mudik lebaran 2026.


"Hari ini Bapak Kapolda Jatim melaksanakan pemantaun melalui udara dalam rangka KRYD pascaoperasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih adanya arus balik lebaran 2026," ujar Kombes Abast, Jumat (27/3/26).


Adapun rute yang dipantau oleh Kapolda Jatim dan rombongan antara lain sepanjang jalan nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi baik jalan arteri maupun jalan tol dan lokasi - lokasi wisata.


Kombes Pol Abast mengungkapkan, meski terjadi peningkatan pada arus mudik yang keluar masuk wilayah Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026, namun situasi masih terkendali dan tidak terdapat gangguan Kamtibmas yang menonjol.


Bahkan kepadatan arus lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik juga dapat segera diurai sehingga lalu lintas kembali lancar.


Suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2026 juga bisa dilihat dari angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang turun hingga 37 persen dibanding sebelum pelaksanaan operasi.


"Sebelum Operasi Ketupat Semeru kita laksanakan, tercatat kejadian laka lantas di wilayah Jawa Timur ada 1.188 kejadian dan selama 13 hari Operasi Ketupat Semeru ada 751 kejadian," ujar Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim juga mengimbau  masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.


Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 bebas pulsa yang siaga 24 jam untuk mendapatkan bantuan kepolisian. (*)


 *Sigapnya Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Disabilitas di Terminal Purabaya saat Arus Balik*



SIDOARJO - Aksi humanis ditunjukkan anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jatim saat bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 Terminal Purabaya, Bungurasih. 


Dengan sigap dan penuh kepedulian, mereka membantu masyarakat yang hendak menaiki bus pada arus balik mudik lebaran 2026, Rabu (25/3/26).


Polwan tersebut Iptu Deti Meivani, tengah melaksanakan piket pelayanan ketika melihat seorang disabilitas yang didorong menuju bus tujuan Kediri. 


Tanpa ragu, Iptu Deti Meivani segera menghampiri dan membantu setiap calon penumpang khususnya kaum rentan termasuk lansia dan disabilitas hingga naik ke dalam bus dengan aman.


Aksi simpatik itu mendapat apresiasi dari penumpang dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian aparat kepolisian terhadap pemudik.


Iptu Deti Meivani mengatakan, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru, terutama di titik-titik keramaian arus mudik dan balik lebaran. 


“Kami hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman. Sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu hingga beliau bisa naik bus dengan selamat,” ujarnya. 


Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kesulitan selama perjalanan mudik dan balik lebaran.


“Silakan hubungi atau datangi petugas di pos pelayanan. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.


Keberadaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Purabaya memang difokuskan untuk memberikan rasa aman, pelayanan kesehatan, informasi perjalanan, serta bantuan langsung kepada para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan selamat. (*)

 *Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah* TANJUNG PERAK -  Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak berha...